Orang Kreatif yang Terlupakan itu Bernama Emmanuel Haldeman-Julius

Berapa banyak dari kita yang tau Emmanuel Haldeman-Julius? Mungkin kalo gue minta lo sebutin nama tokoh-tokoh sastra paling berpengaruh di dunia, nama dia nggak akan kesebut sama sekali. Atau kalaupun kesebut, cuma ada di urutan ke-34 setelah Denny JA. Padahal dia ini orang hebat.

Orang Kreatif yang Terlupakan Itu Bernama Emmanuel Haldeman-Julius | Controversy

Haldeman-Julius lahir pada 30 Juli, 1889, di Philadelphia. Orangtuanya adalah dua orang Yahudi yang lari dari Rusia ke Amerika untuk menghindari penganiayaan religius. Dia paling dikenal sebagai pimpinan Haldeman-Julius Publications, penerbit Little Blue Books, buku-buku biru kecil yang memuat karya-karya klasik dan juga materi orisinal, yang total penjualannya mencapai ratusan juta eksemplar.

Di mana hebatnya dia?

Di cara dia yang kreatif saat lakuin semua itu.

Awalnya dia adalah editor Appeal to Reason, suratkabar sosialis besar yang mengecil dan mengecil. Begitu suratkabar itu akhirnya bangkrut, dia beli dengan uang pinjaman. Dia mendadak punya daftar berisi 175.000 nama orang yang berlangganan koran itu.

Dia kirim surat ke mereka semua dan bilang, dengan lima dolar, dia akan kirimin mereka lima puluh buku secara berkala. Cuma 5000 orang tertarik dengan idenya. Tapi itu berarti dia dapet $25.000 dari mereka. Kenapa orang-orang itu tertarik? Karena lima dolar untuk lima puluh buku itu berarti sepuluh sen aja untuk satu buku, murah meriah, cara terbaik buat mereka yang pengen mengenal karya-karya klasik tapi nggak punya banyak duit.

Haldeman-Julius kemudian nemuin buku-buku yang hak ciptanya udah abis, misalnya The Rubaiyat of Omar Khayyam dan buku-buku yang bahkan lebih tua lima puluh tahun dari itu. Dia gunain kertas tipis murah. Dia pangkas buku-buku itu dengan hilangin bagian-bagian yang ngebosenin. Dia gunain mesin cetak koran yang udah dia beli itu. (Seiring waktu, peminat buku-bukunya itu meluas, dia cetak banyak banget buku, dan ongkos produksinya bahkan mengecil jadi lima sen per buku.)

Dia juga ganti judul banyak buku supaya kedengeran lebih menarik di kuping orang-orang yang jadi target penjualan dia. Contoh: The Tallow Ball-nya Guy de Maupassant, yang dulunya terjual 15.000 eksemplar, dia ganti jadi A French Prostituteโ€™s Sacrifice dan terjual 54.700 eksemplar.

Kenapa judulnya gitu? Target penjualan Haldeman-Julius adalah orang-orang yang keuangannya pas-pasan, kayak pekerja pabrik dan semacamnya, jadi dia kasih judul yang terdengar menarik buat mereka. Dia juga cetak buku-bukunya dalam format ukuran yang kecil banget supaya bisa dimasukin kantong dan dibaca pas istirahat makan siang.

Saat itu kegiatan membaca itu kayak eksklusif buat orang-orang kelas atas (karena harga buku cukup mahal). Apa yang dilakuin Haldeman-Julius bikin semua orang bisa baca, terutama mereka yang pengen tau lebih banyak tapi dibatasi faktor keuangan. Banyak pengarang yang di kemudian hari jadi besar, antara lain Saul Bellow dan Ralph Ellison, tumbuh besar membaca Little Blue Books.

Itulah hebatnya ini orang. Namanya relatif kecil kalo dibandingin para pengarang besar itu, tapi tanpa dia, para pengarang itu mungkin nggak akan pernah jadi pengarang karena nggak mampu beli buku pada masa kecil mereka. Ada orang-orang yang kerjaannya bikin pesawat. Tapi tanpa landasan, percuma punya pesawat. Emmanuel Haldeman-Julius adalah pembangun landasan itu (walaupun saat itu motif utamanya tentu saja bisnis).

LinkedInShare

6 comments

  1. Gilak ya.. Caranya cerdas. Di saat itu sebenarnya harga satu buku berapaan ya? Aku pikir 5 dollar buat 50 buku tuh murah banget.. ๐Ÿ˜€ Si EHJ ini *sengaja disingkat* nemu permasalahan keadaan en sikon di sana, yang sebenarnya banyak orang pengen baca tapiiii ngga ada dana buat beli bukunya.. Trus bisa ngubah judul jadi lebih menarik.. Kebayang euy pinternya dia ๐Ÿ˜€

    1. Sebenernya itu salah satu jenis bisnis yang saya pertimbangkan hehe, tapi perlu pengetahuan pasar yang mendalam dan persiapan yang matang–dan banyak keberuntungan. Kurang cocok buat situasi saya sekarang ๐Ÿ˜›

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *