Inilah yang Terjadi kalau Lo Meremehkan Seniman

Dave Carroll adalah gitaris profesional. Band-nya, Sons of Maxwell, bukan band yang mendunia, tapi mereka bikin cukup uang dari penjualan album, merchandise, dan tur, dan hidup mereka relatif nyaman. Cewek-cewek nggak pingsan liat Dave, tapi dia dapet respek yang lebih daripada cukup di lingkungannya.

Ketika pergi untuk manggung di Nebraska, Dave dan band-nya terbang dengan United Airlines dan mesti transit dulu di Chicago. Seperti musisi mana pun di dunia, masalah ini kadang terjadi: instrumen mereka nggak muat ditaruh di ‘rak’—atau entah apa istilahnya—di atas tempat duduk, sehingga mereka harus masukin itu ke bagasi.

Inilah yang Terjadi kalau Lo Meremehkan Seniman | Controversy

Pas mereka mau turun di O’Hare Airport di Chicago, seorang perempuan berseru, “Hei, mereka lempar-lemparan gitar di luar sana!” Dave nengok ke luar jendela dan liat gitarnya lagi dioper-oper di udara oleh para pekerja maskapai.

Dia spontan protes ke pramugara dan pramugari dan minta mereka nanganin situasi. Tapi mereka nggak bisa ambil tindakan karena itu di luar wewenang mereka. Dia bicara ke pegawai United Airlines yang bertugas di bandara dan pegawai itu bilang itu bukan tanggung jawabnya. Intinya, dia diputer-puter dan nggak ada yang bisa atau mau nanganin situasi.

Waktu Dave mendarat di Omaha, Nebraska, dia nggak nemuin satu pun pegawai United Airlines. Dave pergi ke tempat klaim bagasi dan buka kotak gitarnya. Dan dia murka. Ada bagian-bagian gitarnya yang rusak.

Setelah itu, selama sembilan bulan dia bernegosiasi dengan United untuk semacam kompensasi. Tapi ditolak. Alasan United adalah Dave harusnya laporin kejadian itu paling lambat 24 jam setelah mendarat. Kalo jangka waktu itu udah lewat, ada banyak penyebab lain yang mungkin terjadi.

Semua itu bikin Dave makin murka. Seperti semua musisi di dunia, dia curahin kemarahannya itu lewat musiknya. Dia bikin lagu berjudul United Breaks Guitars, buat klip pendek, dan unggah itu ke Youtube.

Dalam lima puluh jam pertama, video itu dapet hampir lima ratus komentar, kebanyakan dari orang-orang yang punya pengalaman mirip dengan United. Nggak sampe empat hari, video itu ditonton 1,3 juta orang. Dalam sepuluh hari, video itu ditonton tiga juta kali dan dapet empat belas ribu komentar. Pada Desember 2009, majalah Time masukin United Breaks Guitars dalam daftar Top 10 Viral Videos of 2009.

United Airlines rasain efek negatif video itu nggak pake lama. Hanya empat hari setelah United Breaks Guitars diunggah, nilai saham mereka melorot sepuluh persen—atau setara US$ 180 juta. United akhirnya donasiin tiga ribu dolar ke The Thelonious Monk Institute of Jazz sebagai bentuk iktikad baik, tapi banyak pengamat berpandangan mereka rasain efek negatif yang permanen dari kejadian itu.

Jangan pernah remehin siapa pun. Hari gini semua orang yang punya suara bisa terdengar. Semua orang yang pengen mimpin bisa mimpin. Semua orang yang pengen mukul jatuh lo bisa mukul jatuh lo. Udah nggak jaman bersikap arogan hanya karena lo punya banyak duit atau status sosial tinggi.

 

Gambar diambil dari sini.

LinkedInShare

6 comments

    1. Ya, kebebasan berbicara harusnya gak dibatasi. Di luar orang bilang FIFA korupsi, misalnya. Justru FIFA yang harus coba buktiin tuduhan itu salah, bahwa mereka gak korupsi, bukan orang itu dituntut. Yang seperti itu justru secara gak langsung bikin kita saling ngawasin integritas satu sama lain.

  1. Duh, baca ini habis berantem sama sopir taxi yg nabrak mobilku dr belakang smp bikin jalanan macet puanjaaang itu gimana yaaa hahahaaa…. Was2 juga kalau smp di twitpic orang wkwkwkk…. Sebaliknya, hati2 juga berurusan dg orang yg berada dibawah kita. Tadinya dia meremehkan aku, nuduh gak bisa nyetir dsb spt yg biasa dialamatkan ke perempuan padahal aku nyetir udah lbh dr 10 tahun. Aku bilang demi Allah, dikatain jangan bawa2 Tuhan. Giliran kalah argumen soal teknis trus bilang, “Saya orang miskin, jangan mentang2 kaya.” Apa hubungannya coba? Kalau aku laki2 udah aku tumbuk. Tapi aku ibu2 berjilbab & didalem ada anakku, gak patut ribut2 dg orang yg putus asa dg kehidupan trus berusaha nyalahin org lain. Kutinggal pergi aja.

    1. Di mana-mana kalo kita ditabrak dari belakang, penabraknyalah yang salah, kecuali kalo kita ngerem mendadak (mungkin 50-50) atau kita parkir mundur. Jadi sebenernya Mbak berhak minta ganti ke dia, karena ini kan bukan tentang kaya-miskin dll, tapi tentang bener-salah. Dia bersikap defensif karena ya dia pusing cari duit susah + mesti gantiin mobil orang dan mobilnya sendiri…. Tapi bukankah kita semua hidup dengan masalah?

    1. Keren emang. United Airlines itu mungkin semacam lembaga yang besar banget dan kaku dan mungkin mikir apalah arti satu orang doang buat perusahaan sebesar mereka. Mereka lupa sekarang tiap orang punya medianya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *